Tol Sumo Dan Jokowi: Panggung Unjuk Gigi Mobil Listrik ITS Ezzy II

Posted on Posted in Uncategorized

Tanggal 19 Desember 2017 merupakan tanggal yang monumental bagi rakyat Indonesia khususnya yang bertempat tinggal di pulau Jawa. Hal ini dikarenakan Tol Surabaya-Mojokerto (Tol Sumo) akhirnya diresmikan dan dibuka untuk umum setelah penantian panjang selama 23 tahun sejak tol ini direncanakan. Ya, tol ini sudah direncanakan sejak tanggal 19 Agustus 1994. Saat itu perjanjian kuasa penyelenggaraan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto telah dilakukan oleh PT. Marga Nujyasmo Agung (PT MNA). Namun pada September 1997, proyek Jalan Tol Sumo akhirnya dihentikan akibat krisis moneter (Keppres No.39/1997). Kemudian pada April 2002, PT. MNA akhirnya dapat melanjutkan kembali konstruksi Jalan Tol Surabaya-Mojokerto lewat Keppres No. 15 Tahun 2002 tentang Pencabutan Keppres No. 39 Tahun 1997. 4 tahun setelahnya, baru dilakukan penandatangan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) sebelum akhirnya seksi IA dibangun pada April 2007. Hingga akhirnya kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan langsung pengoperasian Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi IB Sepanjang-WRR (4,3 KM), seksi ll WRR-Driyorejo (5,1 Km), dan seksi III Driyorejo-Krian (6,1 Km).

Pada saat peresmian itu pula, Jokowi berkesempatan untuk mencoba performa dari mobil listrik buatan mahasiswa ITS yakni Ezzy II. Selain itu, beberapa mobil listrik ITS juga akan dipamerkan di lokasi, seperti satu unit supercar Lowo Ireng, dua unit motor listrik Gesits, dan satu unit bus bertenaga surya dan listrik. Menurut pengakuan dari salah satu tim teknisi mobil listrik ITS, Ayuning Fitri Desanti, kendaraan-kendaraan tersebut  telah diuji coba selama dua malam terakhir ini dan sekarang telah siap untuk digunakan saat peresmian Tol Sumo. Namun, sampai pagi hari tanggal 19 Desember 2017, tim mobil listrik ITS belum mendapat kepastian apakah Presiden Jokowi jadi menaiki Ezzy II. Semua masih belum jelas informasinya. Tim protokoler istana dan paspampres masih berdiskusi pro dan kontranya. Hingga pukul 10.00 Mentri PUPR, Bapak Basuki Hadimulyono, mencoba untuk melakukan test drive Ezzy II mengelilingi tol Surabaya-Mojokerto yang akan diresmikan. Beliau pun kabarnya menelpon seseorang dan mengatakan bahwa mobil tersebut aman untuk dinaiki. Setelah itu, tim mendapatkan perintah untuk menaikkan mobil ke atas jalan tol sekaligus memasang plat RI-1.

Tidak lama kemudian, orang nomor 1 di Indonesia tersebut akhirnya datang. Tim mobil listrik ITS merasa bangga dan terharu karena Jokowi pun berkenan untuk menaiki mobil Ezzy II. Didampingi tim teknis dari ITS, Jokowi menduduki kursi bagian depan mobil listrik yang dicat dominasi warna merah itu. Mobil lalu berkeliling dan 10 menit kemudian baru keluar lagi dari pintu tol Warugunung. Beliau mengatakan, “Saya belum bisa banyak mengomentari, kan masih mencoba 20 kilometer saja.” Menurut beliau, goncangan mobil saat pengemudi memindahkan persneling untuk menuju kecepatan lebih tinggi masih terasa. “Tadi pas waktu pindah gigi masih gleg..gleg,” ujarnya. Kendati demikian, beliau dengan yakin mendukung produksi massal untuk mobil ini kedepannya nanti. Pemerintah, sambung beliau, akan mendorong apapun produk dalam negeri, untuk bisa diproduksi secara massal dan diakses pasar. “Memang prosesnya lama dan sulit, tapi pemerintah akan terus berupaya mendorong produk riset anak negeri,” ujarnya.

Mobil listrik generasi kedua karya tim mobil listrik ITS yang memiliki tenaga baterai sebesar 20 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 130 km ini merupakan mobil listrik pertama di Indonesia yang digunakan presiden untuk uji coba peresmian sebuah jalan tol. Dr. Muhammad Nur Yuniarto selaku pemimpin dari proyek mobil listrik ini mengaku sangat bangga dan senang melihat kejadian tersebut. Dalam catatan nya di website kumparan, beliau mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam untuk Jokowi karena keberaniannya menaiki mobil yang masih berstatus purwarupa ini. Beliau juga menegaskan bahwa informasi dan kemajuan dari pengembangan mobil ini akan terus dilaporkan kepada pemerintah sehingga dapat ditindaklanjuti lebih dalam. Adapun rencana beliau kedepan yakni membuat mobil listrik untuk Jokowi agar digunakan sebagai mobil dinas.

Terkait masalah komersialisasi, Jokowi menerangkan bahwa meskipun tantangan yang dilalui akan sangat amat sulit, pemerintah tetap akan membantu sekuat tenaga demi terwujudnya mobil listrik karya anak bangsa. Hal ini merupakan langkah awal yang bagus untuk memperkenalkan mobil listrik ke industri. Peraturan dan regulasi pun sedang dalam proses pengkajian sehingga mobil ini langsung dapat digunakan masyarakat ketika sudah siap. Kendati demikian, tim mobil listrik disini pun mengakui bahwa masih banyak yang harus dibenahi. Jokowi mengatakan bahwa kekurangan merupakan sesuatu yang wajar dalam suatu riset  Layaknya pengembangan mobil-mobil listrik di negara lain, disini pun masih banyak PR yang harus dikerjakan. Mobil-mobil tersebut harus memenuhi standarisasi yang sudah ditetapkan sehingga aman bagi konsumen. “Memang tidak mudah, karena butuh banyak standarisasi-standarisasi. Seperi uji emisi dan lain-lain,” terangnya. Tetapi, semua pihak terkait paham bahwa dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah ini, kendaraan listrik akan segera dapat terealisasikan dan berkompetisi di industri dengan kendaraan-kendaraan konvensional lainnya. Maka dari itu, kita sebagai calon konsumen nantinya juga harus dapat mengapresiasi dan mendukung semua perjuangan ini agar barang produksi lokal dapat beredar di pasar Indonesia.

6a5c9ce1-d5a8-404e-9e84-9f3a94811a4e_169
Dr. Muhammad Nur (Kiri) dan Jokowi (kanan) bersalaman sebelum menaiki Ezzy II ITS.
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan) melihat mobil listrik Ezzy II milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat peresmian Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi IB, seksi II, dan seksi III di gerbang Tol Warugunung, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/12). Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang diresmikan yaitu seksi IB Sepanjang-WRR (4,3 KM), seksi ll WRR-Driyorejo (5,1 Km), dan seksi III Driyorejo-Krian (6,1 Km). ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz/17
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kanan) melihat mobil listrik Ezzy II milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) saat peresmian Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

 

Sumber referensi :

https://kumparan.com/muhammad-nur1503381782564/catatan-peresmian-tol-sumo-jokowi-seorang-presiden-penuh-keberanian-saat-naik-ezzy-its?utm_source=Desktop

http://regional.kompas.com/read/2017/12/19/17100951/jokowi-jajal-tol-sumo-pakai-mobil-listrik-its

https://finance.detik.com/infrastruktur/3775850/perjalanan-23-tahun-tol-sumo-yang-diresmikan-jokowi-hari-ini

http://regional.kompas.com/read/2017/12/19/20244121/performa-mobil-listrik-ezzy-ii-yang-dijajal-jokowi-di-tol-sumo

https://finance.detik.com/energi/d-3776881/jokowi-mobil-listrik-tidak-akan-kita-diamkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *